Kesibukan Hidup Yang Membentuk Gelar

Kesibukan yang membentuk gelar.

Maksud saya begini:

Kesibukan manusia itu (tepatnya yang menjadi kebiasaan dari manusia) bakal mempengaruhi kebiasaannya. Dari itu bakal mempengaruhi 'gelarnya', atau yang lebih tepatnya julukan bagi yang melakukan kebiasaan tersebut.

"Apa kesibukanmu setiap hari?" Tanya.

Pasti. Kau mempunyai kesibukan. Apapun itu, kau mempunyai kecenderungan terhadap apa yang kau sibukkan. Mulai dari perkara remeh-temeh atau bahkan permainan. Yang kalau difokuskan dan mampu menghasilkan uang (tepatnya mampu dikatakan kerja) maka disaat itulah kebiasaan mampu menjadi gelar (julukan).

Bukankah ada orang2 dari game (permaianan) mampu dijadikan pekerjaan. Sebut saja, game football (permainan bola), tenis, bulutangkis, pinpong, takraw dan lain2 sebagainya. Pola permainan yang bahkan punya ajang (piring atau tempat. Ajang, sejauh yang saya tahu itu bahasa jawa yang berarti wadah. Biasanya kata ini digunakan untuk alat makan) sekelas dunia, seperti Olympiade, piala dunia.

Kalau sudah ada sekelas dunia, maka sudah pasti individu-dunia (negara) mengikuti itu. Dan pada skala negara tentu bakal sibuk untuk mengurusi game (dolanan) yang terstruktur sampai desa. Bisakah dibayangkan bagaimana kesibukan urusan negara yang itu sekelas game (permainan atau dolanan)? Dan itu baru game (dolanan) belum yang lainnya, dan tentu saja itu ada uangnya dan itu juga disebut pekerjaan.

Walau pun sesuatu itu dikatakan permainan, kalau menghasilkan uang, itu juga disebut pekerjaan.  Sesuatu yang disebut kerja.

DARI KERJA KEMUDIAN DIALAMATKAN MENJADI GELAR

karena itu dikatakan pekerjaan, maka lamat2 mengonsentrasikan pada pekerjaan tersebut. Kalau pekerjaannya tidak menetap atau tidak selalu seperti itu, nah disaat itulah dialamatkan kepada dirinya:

"Kerja sembarangan."

"Pekerjaan serabutan."

"Tukang kerja panggilan."

TUJUAN MENULIS KESIBUKAN YANG MEMBENTUK GELAR

Supaya individu agar lebih memfokuskan diri terhadap apa yang dikerjakan, yang kalau ditelateni mampu membentuk gelar yang khas. Dengan begini, setiap individu berdaya diri percaya pada apa yang disibukkan; dan pekerjaan yanh lain adalah sampingan atau pendukung untuk konsentrasi tersebut.

2019

Belum ada Komentar untuk "Kesibukan Hidup Yang Membentuk Gelar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel