Sejarah Kemunculan Teologi

Sejarah Kemunculan Teologi:

Mari kita renungkan, "Sejak kapan teologi itu ada?"

Secara ringkas, teologi adalah ilmu tentang tuhan. Hal itu bisa dihubungakan dengan kata-katanya. Yakni, teo dan logi.

(secara pasti saya tidak ingat dari mana kata itu; iyakah dari Yunani atau dari Engris atau dari Eropa)

Teo berarti Tuhan dan logi berarti Ilmu. 

Besar kemungkinan, sejak kapan teologi itu ada? Jawabnya, sejak manusia mengenal Tuhan. Nah, kapan manusia mengenal tuhan dan ilmu ketuhanan itu dijadikan sistem pengetahuan?

Mari kita jawab melalui sosiologis:

Sejarah keberadaan manusia (manusia ada) telah lama sekali. Kalau kita mendedah itu, maka bakal berurusan dengan data2 lama. Bakal berurusan dengan teks-teks lama, dengan bukti2 keberadaan manusia itu sendiri.

Sejarah agama islam sendiri, ada sekitaran tahun 700 Masehi (zaman2 di era kanjeng nabi muhammad. Keberadaan kanjeng nabi muhammad dijadikan patokan keberadaan agama islam) dan bahkan sebelum itu telah terjadi, proses keagamaan. Telah terada proses keagamaan seperti Nasrani (seringkali ditandai dengan 1 masehi. Masehi dialamatkan kepada Nabi Isa Al-Masih), dan sebelum itu, telah teradakan agama Yahudi (para ketururan Yahuda, saudara Nabi Yusuf, anak Nabi Yakub, cicitnya Nabi Ibrahim. Kisah kesuksesan Nabi Yusuf, mengantarkan keluarga Nabi Yakub untuk berinteraksi dengan orang2 kota).

Bayangkan saja bagaimana proses ilmu ketuhanan itu terada di dunia? Itu masih di jalur timur-tengah, sekitaran Jazirah Arab. Di kawasan posisi tanah yang tandus.

Belum lagi, agama dari pihak Eropanan (seperti dari Yunani), kesannya memang Yunani seakan tidak sibuk pada ketuhanan, sibuk pada akal dan terkenal dengan filsafatnya. Namun sebelum itu juga, di Yunani, di kenal dengan Dewa-Dewa. Dewa2 sebagai tanda bahwa manusia yunani percaya akan kekuatan dari 'nalar' manusia. Walau dikemudian hari, perdewaannya menjadi mitos. Menjadi sesuatu yang dipertanyakan. Sekali pun begitu, kita juga masih bisa mendengar julukan tempat ibadah. Yakni, kuil. Kuil untuk pemujaan

Dan perjalanan waktu, Yunani, menjadi center untuk keperakalan. Lebih2 yang paling menonjol di era Socrates. Era socrates adalah era kebangkitan keperakalan ditandai dengan mencurigai kepastian. Mbah Socrates mencurigai kepastian dan kemapanan. Beliau mulai bertanya2 kepada rakyat Atena kala itu. Lalu rakyat mulai 'bingung'  dengan keadaan dan sebagaian ada yang menyetujui Mbah Socrates lalu menjadi muridnya. Seperti Plato. Lalu Plato, mulai mendirikan Akademi (ini yang mempengaruhi pendidikan modern seperti kampus) untuk mendapatkan kebenaran. Lalu dilanjutkan lagi oleh muridnya Plato, Aristoteles. Mbah Aristoteles jauh lebih progresif dibanding mbah Plato. Alasannya, kedudukan ilmu itu di zaman ini, semakin tertata. Dan perkembangan ilmu di zaman ini (Aristoteles) terus dilaksanakan sampai sekarang.

Namun ada proses yang terhenti. Tepat ketika Nabi Isa  mulai menyentuh Eropa, tepatnya di Romawi. Paradigma orang2 Romawi berbeda. Paradigma orang romawi mulai menganut keagamaan, namun tetap saja, kekuasaan berperan aktif. Malah bahkan, agama disini, di kemudian hari, menjadi senter dan berkuasa. Manusia dilarang menentang keagamaan, tokoh sepeti Galile Galileo, meninggal karena berurusan dengan pihak keagamaan. Dan ini pun di era kepermasehian.

Di era masehi. Sementara tradisi ketuhanan telah ada sebelum masa itu.

Di Cina kuno, apakah agama itu telah ada? Tentu saja, kita harus mengetahui bahwa agama  adalah sistem  atau struktur dari ilmu kepercayaan. Terlebih lagi, pola hidup manusia secara alami membutuhkan untuk mempertahankan hidupnya dengancara makan dan kebutuhan primer lainnya.

Di tempat lain, Hindia atau India pun telah mengenal keagamaan. Sebut saja agama hindu yang ada di India adalah peradaban lama.

Hidup dahulu kala, belum banyak alat2 semodern seperti sekarang (transportasi, telekomunikasi, internet). Dan ketika alat2 modern telah menyinggahi manusia. Barulah kehidupan baru dimulai. Era globalisasilah, era modernisasi atau julukan2 yang lain berhubungan dengan penandaan zaman.

Lalu kita kembali ke pertanyaan dasar:

SEJAK KAPAN TEOLOGI ITU ADA?

Melihat uraian diatas, bisalah diterka, bahwa keberadaan teologi itu telah lama. Namun lebih populer di era kekristenan. Alasannya, diksi yang digunakan dan cara yang digunakan untuk mengetahui ketuhanan. Sebab yang lain, telah membentuk 'keagamaan' dan dari situlah kajian tentang Tuhan masuk pada pola keagamaan.

2019

Belum ada Komentar untuk "Sejarah Kemunculan Teologi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel