Memahami Peradaban Nusantara

Upaya saya memahami peradaban Nusantara ialah membandingkan dengan peradapan yang lain, seperti Mesir (Babilonia), Yunani, Cina, dan India.

Sekurang2nya,  keempat nama tersebut (Mesir, India, Cina, Yunani) mempengaruhi arus besar peradaban.

Di dalam cangkang pikiran saya memberi ukuran 400 Masehi. Ya, 400 masehi. Suatu masa yang jauh dari era sekarang.

(Kenapa kau membahas sesuatu yang jauh? Bahkan terseok pada gelombang waktu 400 masehi. Apakah kau sejarawan? Bukankah yang kau tawarkan ialah upaya memahami nusantara? Yap... saya hendak memahami nusantara.

Tidak cukup memahami nusantara yang itu dari sejarah nusantara belaka. Tentang kepastian bahwa dahulu Nusantara sangat terpengaruh dengan agama hindu budha. Lalu kemasukan -terpengaruh- agama islam. Kemudian kedatangan koloni, lalu merdeka'-awal baru indonesia- menurut saya kurang komplek sebelum memasukkan pengetahuan tentang nama2 tempat tersebut)

Mesir, di tahun 400 Masehi, telah mempunyai peradaban yang ramai. Telah ada pola kepemimpinan dan juga bangunan yang megah2. Selain itu juga ilmu pengetahuan-kedokteran. Artinya, saya melihat peradaban dari pola keilmuan. Perwujudan dari keilmuan ialah bangunan, pakaian kebesaran dan kesibukan individu2 orangnya.

Yunani, di tahun 400 Masehi, telah ramai dengan peradabannya. Sebabnya kondisi filsafat juga telah mapan setelah Aristoteles. Aristoteles telah membuat sistematis keilmuan. Telah membuat kategori2 pengetahuan. Telah ada Universitas (lembaga pengetahuan) dan susunan ilmu pengetahuan. Jauh dari itu, siapa yang tidak 'mengenal' Yunani dengan kemajuan peradaban dan penggunaan akal (logis) sebagai pijakan untuk kehidupan.

Cina, di tahun 400 Masehi, telah lesat juga dengan peradabannya. Pola kerajaan telah tertata. Tradisi filsafat telah berakar-akar; alasannya karena mempunyai status kerajaan dan ada pola penyimpanan (pengetahuan) yang bisa diteliti dan diamati.

India, dikenal juga dengan lesatan peradaban. Alasan utamanya tentang prospek kerajaan dan pola keagamaan hindunya. Bayangkanlah pola kesenian yang terjadi di India. Bangunan, pakaian, kesenian: adalah tanda2 dari proses pengetahuan.

Nusantara di Era 400 Masehi

Apa yang terjadi pada Nusantara di era 400 Masehi? Sejauh yang terdeteksi, bahwa di Nusantara mulai ada kerajaan yang terdukung oleh keagamaan (Hindu; dari India). Dan ini pun, berita yang sulit dipastikan kebenarannya.

Sejauh ini, penelitian yang terjadi (belum memastikan data2 yang ada; keberadaan atau bukti ontentik yang itu mulai dari bangunan, jarang diketahui. Konon, disebabkan oleh situasi keadaan nusantara yang banyak bencana-alam dikarenakan dikelilingi oleh alam. Bahkan ada yang mengatakan --penelitian kekinian-- kesuburan alam di Indonesia terjadi karena adanya bencana-alam) tidak ada kepastian yang pasti. Samar2 terhadap Nusantara.

Yang pasti, kita mempunyai tradisi keagamaan, kerajaan, dan alam yang mendukung kesuburan. Alam sebagai pendukung utama untuk kebertahanan hidup.

Dengan dukungan kuat dari alam lalu terikat keagamaan seperti hindu-budha, di Nusantara menjadi tempat yang khas: khas untuk julukan Kereligiusan dan Kesederhanaan.

2019

Belum ada Komentar untuk "Memahami Peradaban Nusantara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel