Hidup





Hidup itu bukan saja tentang kenangan, atau sesuatu yang dikenang, dengan upaya mendeskripsikan tentang perjalanan waktumu, itu bukanlah menjamin tentang kehidupan, sebab, sekali pun kau mengenang masamu, tetap saja, kehidupan berjalan maju. Kehidupan senantiasa menjalani kehidupannya. Kunci kehidupan itu, masa-lalu, sekarang, dan masa depan.

Seringkali orang ditakuti oleh masa depan yang belum jelas.

Seringkali orang menelusuri sejarahnya sedetail-detailnya.

Padahal hidup itu, yang proses diantara ketiganya, namun bakal berorientasi tentang masa depan. Masa depan, jangan kau lihat tentang masa yang jauh dari sekarang, atau bahkan upaya untuk menyelamatkan kelompokmu, artinya keluargamu.

Kenanglah, setiap manusia itu pada dasarnya tetap manusia. Setiap manusia itu bersaudara. Yang mana satu sama lain tidak jauh-jauh berbeda. Jika faktanya, orang-orang telah memetakan hal tersebut, sesungguhnya itulah manusia yang mempunyai daya untuk memetakan. Dan kau, tetaplah menjalani kehidupan yang sekarang terjadi. Itulah hidupmu.

Apakah berarti kau menanggalkan masa-lalu begitu saja?

Jawabku, apakah kau mampu menanggalkan masa-lalu begitu saja. Hilang. Tanpa ada kenangan sama sekali. Kenanglah kajianmu, epistemology, telah dinyatakan bahwa sumber pengethauan pun ada yang berbackgrone pengalaman. Dan itu juga yang sering dilakukan oleh kelompok-kelompok yang ada disekitarmu. Namun, tetap saja, pendapatan pengetahuan tidak serta merta berkaitan dengan pengalaman, ada juga yang berkaitan dengan rasio, dan sumber wahyu.

Dan untukmu, kau boleh mengenang tentang kronology waktumu, itu sah-sah saja, namun tetap saja, kau harus menjalani kehidupan yang seperti sekarang ini.

Kau harus menerima tentang kehidupan yang telah terjadi seperti sekarang ini.

Menerima dalam arti, terus menerus menerima dengan apa yang terjadi.

Jika kejadian-kejadian yang terjadi bersamaan dengan kepenerimaanmu, maka itu adalah wajar terjadi bagi umat manusia. Bukankah kau sering membaca tentang sejarah umat manusia? Begitulah proses kehidupan manusia.

Kejadianmu hari ini bakal terdeteksi dikemudian hari. Oleh karenanya, kau diuntuk untuk baik setiap waktu. jika kau bertanya, tentang apa itu kebaikan? Jawabku, sungguh kau tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik. maka lakukanlah hal yang itu baik. setelah itu, kau harus memasrahkan hal itu kepada Tuhan. Bukankah kau percaya kepada-Nya? Maka jangan ragukan kepercayaanmu itu.

Agaknya, menjalani proses kehidupan itu gampang, tapi faktanya, kehidupan tidak segampang apa yang diutarakan. Kehidupan tidak segampang apa dikatakan. Kehidupan tidak mudah apa yang diprediksikan. Kehidupan selalu mempunyai tawaran lain, yang itu tersembunyi. Dan itu sebenarnya perkataan dasar tentang:

Esok adalah misteri,

Begitulah kehidupan. Begitulah proses kehidupan. Jangankan esok, setelah detik ini pun adalah misteri. Bukankah seperti itu yang kau alami pada proses kehidupan? Bahwa tiapan detik menjadi gerak yang senatiasa misteri dan tidak terduga kejadiannya; sekali pun kau telah merancang dengan matang, kau tidak mampu mencegah terjadinya perubahan terhadap apa yang kau rencanakan.

Rencana apa yang paling matang kau rencanakan? Pastilah disana mempunyai celah untuk ‘berbeda’ dari rencana awal; entah itu soal perasaanmu, atau tentang pemikiranmu.

Begitulah proses kehidupan. Dan kau harus paham dan senantiasa menanamkan kepahamanmu itu tentang kehidupan. Karena memang begitulah kehidupan. Begitulah proses kehidupan.

2017

Belum ada Komentar untuk " Hidup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel