Pekerjaan

jika orang bertanya tentang apa yang aku kerjakan? Apakah aku harus menjawab, bahwa saya tidak mempunyai kerjaan. atau bahkan belum mempunyai kerjaan? padahal persawahan itu adalah sesuatu yang dikerjakan, dan pelajaran adalah sesuatu yang sering dan biasa aku kerjakan.


itulah mengapa saat orang belum menikah sering dikatakan miskin, karena benar-benar belum mengerti tentang ketotalitasan jalinan hidup yang itu sarat akan nilai individu sekaligus mahluk sosial. yang bakal berhubungan dengan masa yang berlaku dan kesekarangan yang terjadi dan kemudian watak alamiah dari beragamnya sifat manusia:


yang itu untuk mempertahankan dirinya, mempertahankan komunitasnya, mempertahankan kelompoknya dan mempertahankan kemanusiaannya sendiri.


hingga kemudian, mereka membutuhkan sesuatu pekerjaan praktis untuk meneruskan kebutuhan yang praktis itu: yakni eksistensi di dunia ini. eksistensi di alam kemanusiaan yang sarat akan jalinan dan hubungan sekaligus interaksi dan berkoneksi satu sama lain.


era internet mengajarkan bahwa sesungguhnya begitulah watak alamiah manusia, yang mengungkap dan mengungit masa yang telah berlalu dan manusia bakal menjalani hidup dengan kubangan masa lalu, kurang menatap tentang masa depan yang lebih menjanjikan, yakni masa keabadian. keabadian yang itu harus dipertahankan. keabadian yang itu harusnya diupayakan.


namun kefaktaan itu berurusan dengan kefaktaan dan sarat dengan jalinan tersebut. di saat keumuman berkata tentang pekerjaan, maka yang menjadi ukuran itu adalah bagaimana mendapatkan uang dan dengan uang itu orang bisa mencukupi untuk tatanan kehidupannya, wal-hasil tiap-tiap individu di tuntut untuk bekerja yang itu mendapatkan uang. entah bagaimana pun caranya: yang pasti ada continue (kebersambungan) pekerjaan, yang itu menyibukkan dirinya pada sesuatu yang disebut dengan kerja. dengan itu, orang bakal menjalankan kehidupannya.


bisa jadi, pada tiap-tiap kehidupan individu (tidak terlepas) dari mis komunikasi, jika tidak dengan a maka dengan c. jika tidak dengan c maka dengan f. begitulah: maka mengapa filsuf kontemporer layaknya Habermas mengatakan tentang pentingnya komunikasi. dan zaman sekarang, maraknya komunikasi dan dunia semakin terbuka, semakin transparan, maka semakin jelaslah tentang pola-pola kehidupan manusia itu secara tersendiri, dan termengertilah pola kehidupan itu secara transparan dan terbuka. dan setiap individu, tinggal menunggu waktu saja terhadap kejadian hal-hal tersebut.


dan sekarang, ketika orang bertanya pekerjaan kepadaku: jawabku, aku masih pelajar. tidak mempunyai pekerjaan. belum bekerja. masih belajar.


Syawal 1440 Hijriah

Belum ada Komentar untuk "Pekerjaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel