Cara Memahami Filsafat


Saat paham akan filsafat, disaat itulah manusia mulai mengerti bagaimana cara berpikirnya.


Mengetahui Tujuan dari Mendapatkan Pemahaman Filsafat



Pertama-tama harus diketahui tujuan dari mendapatkan pemahaman filsafat. Sebabnya, kalau tidak begitu, filsafat itu garapan ilmu yang luas dan juga panjang. Mempunyai rentangan waktu yang jauh, yakni berkisar sebelum masehi. itulah mengapa harus mengerti tujuan dari mendapatkan pemahaman filsafat. Jika tujuannya untuk menekankan pemikiran, maka pembacaannya tidak harus ribet-ribet tentang historitas kefilsafatan, sebab filsafat sebagai laku, filsafat sebagai jalan. sementara kronologi filsafat itu, merentang dan bertokoh-tokoh, jumlah tokoh dari filsafat itu banyak, walau kadang tidak sebanyak itu, dan untuk memahami teks-teks filosofis itu tidak mudah. walau tatanan bahasa dari filosof 'terkesan' mudah.


Menangkap Jelas Makna Dari Filsafat



Makna yang paling gamblang dari filsafat adalah penggunaan akal dan menjalaninya secara masuk-akal. itulah makna terkuat dari filsafat. selain itu bias dari kefilsafataannya tersebut. Kalau kau semakin banyak membaca teks-teks filsafat, maka kamu bisa jadi terbingungkan dengan definsi dari filsafat. semakin banyak definisi yang ditawarkan, akan semakin sulit untuk pemahaman, sebabnya ending-endingnya tatkala orang membicarakan filsafat adalah upaya bijak dan itu sarat menggunakan akal, ukurannya logis, masuk di akal.


Filsafat Sarat Dengan Pengetahuan Bahasa


Sejauh kamu memandang teks-teks filsafat, besar kemungkinan bakal dihadapkan rangkaian teks-teks. Rangkaian bahasa, yang dari bahasa itu bakal membawa kebingungan yang ada di dalam pemikiran.
Sebabnya karena pembacaan itu seringkali berinteraksi dengan si pembaca. Terlebih khusus pada bahasa. Itulah mengapa, disarankan bersiap-siapkan dihadapkan bahasa demi bahasa.
yang sebenarnya, tujuan dari 'kerumitan' bahasa filsafat karena berdaya diri untuk menjelaskan secara gamblang-gamblangnya, dan menggunakan 'bahasa-ilmiah' filsafat itu sendiri.
Dan kenalilah, bahasa adalah alat untuk bla.. bla.. bla.. terlebih lagi, jika tujuan memahami adalah untuk pemikiranmu.


Filsafat Pasti Kencang Menggunakan Akal


Orientasi utama filsafat selalu begitu, kencang menggunakan akal. Manusia, kau, di suruh untuk menggunakan akalmu. Artinya, jangan gegabah terhadap apa-pun dan renungkanlah (merenung yang kemudian ditulis, atau diungkap) dengan akalmu. Tentang kejadian apa-pun. Namun kecenderungan orang berusaha memahami filsafat, ialah suatu kesempatan belaka; suatu kesempatan senggang untuk mengecas ulang cara berpikirnya. Dan filsafat, pastilah kencang menggunakan akal. Akal dirimu sendiri.



Filsafat Berhubungan Dengan Sejarah yang Panjang


Dan terakhir, pada kesempatan ini saya membuat akhiran, bahwa memahami filsafat pastilah bersinggungan dengan sejarah panjang. Pembacaan sejarah panjang para filsuf. sejarha panjang tentang dunia. sejarah panjang tentang kebijakan manusia-manusia. Kebijakan ini, kecenderungan utama ada pada pemerintahan. Ingatlah model pemerintahan itu, bukankah isitlah itu adalah istilah tentang kebijakan-kebijakan. Disitulah peran filsafat; yang kalau mau mengerti itu, pasti bersinggungan dengan sejarah. Itulah mengapa, orang-orang yang hebat, atau orang besar pasti membutuhkan ilmu filsafat. Karena secara akademis juga, filsafat adalah gelar tertinggi. alasannya, karena dia melihat rangkaian pola kehidupan yang ada; mengerti secara mendetail, dan dengan itu, diharapkan menjadi bijak. sekurang-kurangnya begitu.

2018 

Belum ada Komentar untuk "Cara Memahami Filsafat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel